Minggu, 26 Februari 2023

PERKEMBANGAN EMBRIONIK PADA HEWAN

Tahap Perkembangan Embrionik Hewan


Hewan ada yang berkembang biak secara aseksual dan juga seksual. Cacing adalah hewan yang berkembang biak secara aseksual dengan membelah diri.

Pada cacing tidak terjadi fase embrionik, bahkan kita tidak bisa membedakan mana induknya dan mana keturunannya. Namun pada hewan yang berkembang secara seksual, terjadi perkembangan embrionik. Dilansir dari Organismal Biology, tahap awal perkembangan hewan dimulai dengan peleburan sel sperma dengan sel telur tunggal dan menghasilkan sel telur aktif yang disebut dengan embrio. Embrio kemudian mengalami perkembangan dalam fase morula, blastula, dan gastrula.


  • Fase Morula

Pada fase ini sel telur yang telah dibuahi masih berupa zigot dengan sel tunggal, akan aktif membelah secara cepat. Sel membelah secara mitosis dan menghasilkan sel jaringan embrio pertama yaitu blastomer. Sel-sel blastomer bersatu membentuk bola seperti buah arbei dan dinamai dengan morula. Blastomer terus terbentuk mencapai 100 buah dan mengubah morula menjadi bola berongga bernama blastula. Blastula adalah jaringan embrio pertama yang terbentuk dalam perkembangan embrionik. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, pembentukan blastula adalah akhir dari tahap pembelahan di mana sel hanya memperbanyak diri tanpa adanya perubahan bentuk karena DNA-nya tidak aktif.

  • Fase Gastrula
Pada proses embriogenesis sebagian besar filum hewan, tahapan gastrula ditandai dengan pembentukan lapisan kuman atau lapisan germinal. Ada hewan yang membentuk dua lapisan kuman siploblast (hanya endoderm dan ektoderm) seperti ubur-ubur.




Namun ada tiga hewan yang membentuk tiga lapisan kuman triploblast (yaitu endoderm, ektoderm, dan mesoderm) seperti pada mamalia dan sebagian besar filum hewan. Lapisan germinal merupakan lapisan utama untuk membentuk organ tubuh hewan. Dilansir dari Organismal Biology, pada hewan yang bertelur albumin atau putih telur menyediakan air dan energi bagi embrio, dan kuning telur menyediakan lemak dan pasokan energi.



  • Fase Organogenesis
Lapisan germinal pada embrio kemudian berubah menjadi organ-organ tubuh hewan melalui tahap organogenesis. Organogenesis hewan berbeda-beda sesuai dengan spesies hewannya. Lapisan ektodermal membentuk berbagai macam organ dan jaringan tubuh sesuai dengan morfologi spesiesnya. Jadi, walaupun sama-sama terbentuk dari lapisan germinal, anjing tidak akan memiliki belalai seperti gajah dan sebaliknya.




Dilansir dari Microbe Notes, lapisan ektoderm akan membentuk sistem saraf, lapisan epidermis, mata, jaringan ikat dikepala, dan telinga bagian dalam. Lapisan mesoderm akan membentuk otot-otot, sel darah, jaringan ikat tubuh, tubulus ginjal, sistem organ reproduksi, sistem ekskresi, serta sistem kardiovaskular. Adapun lapisan endoderm akan membentuk paru-paru, kelenjar tiroid, sel pankreas, hati, serta sebagian besar sistem pencernaan.

Pada hewan filum Chordata, endoderm juga memunculkan organ pernafasan. Pada filum Echinodermata dan nematoda, organogenesis hanya membentuk satu rongga tubuh selain rongga saluran pencernaan. Pada hewan vertebrata akan terbentuk sistem saraf, rongga tubuh yang terbagi menjadi rongga dada dan rongga perut.



Dibuatnya blog ini untuk memenuhi tugas Struktur dan Perkembangan Hewan 2.
Dosen Pengampu : ibu Dr. Dharmawaty M Taher S.Pd.,M.Si. 

Terimakasih. ^⁠_⁠^

Senin, 20 Juni 2022

Cara Membuat Sinole

Sinole, merupakan makanan khas Maluku yang berbahan baku sagu ini yang sangat pas dinikmati atau di santap pada saat sore hari bersama keluarga tercinta.

Di maluku khususnya di Sanana ini biasa disebut Sinoli oleh masyarakat setempat. Sinole ini terbuat dari tepung sagu dicampur dengan kelapa parut yang kemudian didadar dalam wajan.

Nah berikut ini adalah bahan-bahan dan cara membuat Sinole :

Bahan-bahan:

  • Tepung sagu Sapapua 80 gr
  • Kelapa parut 100 gr
  • Garam 1/4 sdt
  • Gula merah atau gula pasir 30 gr.

Alat :

  • Wajan\teflon
  • Kompor
  • Loyang atau Wadah

Cara Membuat Sinole:

  1. Campurkan tepung sagu, kelapa parut dan garam kemudian aduk hingga merata. Bagi adonan menjadi kecil (kira-kira 50 gr), kemudian cetak bentuk lingkaran dan pipihkan.
  2. Masak menggunakan teflon atau wajan, kemudian masak dengan api kecil hingga matang dan berwarna kecoklatan. Taburkan parutan gula merah atau gula pasir di atas sinole yang sudah matang, kemudian gulung.
  3. Panaskan kembali sinole yang sudah matang di atas teflon atau wajan kemudian letaakkan sinole di atas wajan atau teflon, kemudian masak lagi dengan api yang kecil kecil, supaya gulungan sinole menempel dan tidak mudah lepas. Selanjutnya sisihkan sinole yang sudah matang di atas loyang atau wadah lainnya.
  4. Sinole siap di hidangkan.

Panaskan kembali sinole yang sudah matang di atas teflon dengan api kecil, supaya gulungan sinole menempel dan tidak mudah lepas. Sisihkan.


Cara Membuat Air Guraka


Masyarakat Maluku khususnya di Sanana punya minuman hangat yang khas bernama guraka. Minuman ini dibuat dari bahan dasar jahe yang direbus bersama dengan gula merah. Air guraka ini cocok dinikmati saat udara dingin atau sedang hujan dan di campur dengan kacang almond atau kenari. Cocok untuk meningkatkan kehangatan dan daya tahan tubuh selama berada di rumah aja.

Resep Minuman Jahe, Air Guraka Khas Maluku 

 Bahan: 

  • 500 gram jahe merah 
  • 500 gram gula merah 
  • 50 gram gula pasir 
  • 1 batang serai 
  • 1 liter air 
  • 25 gram kacang kenari/almond (untuk dicampurkan).
Alat :
  • panci
  • pisau
  • kompor
  • wadah

 Cara membuat air guraka:

 1. Bersihkan jahe merah kemudian geprek. 

 2. Masukkan air, jahe, gula merah, gula pasir, dan serai ke dalam panci.

3. Masak hingga air mendidih, lalu biarkan hingga kurang lebih 20 menit dengan api sedang.

4. Matikan kompor, diamkan hingga dingin.

5. Saring air guraka dan tuangkan ke dalam gelas.

6. Air guraka pun siap disajikan dengan ditambahkan kacang kenari atau kacang almond.

Cara Membuat Halua Dari Buah Kenari


 Halua Kenari, dari namanya camilan satu ini menggunakan bahan dasar biji kenari yang mudah ditemukan di sekitar kita. Cemilan sederhana dan mudah dibuat ini berasal dari daerah timur yakni, Ternate. Cita rasa yang manis dan gurih yang terdapat pada halua kenari ini, menambah daftar makanan yang wajib ditemukan ketika sedang berada di sana. Nah, cara membuat Halua Kenari di rumah yuk di simak :) 

Bahan-bahan :

kacang kenari atau buah kenari (Sudah dipangang atau di jemur)

gula merah atau gula pasir.

air

Cara membuat :

1. Pertama campurkan air, gula merah, dan gula pasir pada panci kemudian lelehkan dengan api yang kecil, setelah mengental matikan api.

2. Selanjutnya masukan kenari yang sudah dipangang atau di masukkan dalam panci, aduk secara cepat agar tidak mengeras dalam panci. Setelah itu masukan garam sesuai dengan selera. Aduk kembali hingga merata.

3. Tunggu hingga halua yang sudah di masak agak hangat, setelah itu dibentuk bulat atau kotak sesuai keinginan dengan tangan agar kenari padat satu sama lain. Lalu setelah dibentuk dinginkan adonan dalam kulkas.

4. Setelah membeku, untuk di kreasikan kamu bisa membungkusnya dengan kertas minyak atau langsung masukan dalam toples.

5. Halua kenari siap di sajikan.



Cara Memasak Papeda

 

Pernahkah kalian membuat papeda? Kalian  yang penasaran dengan rasanya bisa mencoba membuatnya di rumah kalian. Makanan berbahan dasar sagu ini, biasa jadi makanan pokok di maluku maupun maluku urata terutama di Kabupaten Kepulauan Sula, sama seperti nasi. Kalian yang ingin menikmatinya, bisa juga menyantapnya dengan sayuran dan lauk pauk yang berkuah lainnya.

Resep membuat papeda 

Bahan: 

  • Setengah kg sagu, 
  • 3 liter air, 
  • 2 buah jeruk nipis dan 
  • 1 sdt garam.

Alat: 

  • Panci ukuran sedang Baskom ukuran sedang 
  • 1 buah sendok yang dibuat dari kayu 
  • 1 buah saringan  

Cara membuat papeda: 

1. Rebus air sampai mendidih. Sementara menungguairnya mendidih siapkan sagu dibaskom atau piring mangkok dan diberi perasan jeruk, garam, dan air dingin secukupnya. Aduk sagu cair lalu disaring.

2. Jika air sudah mendidih siram air ke sagu yang sudah disiapkan sambil diaduk sampai masak. Tetap diaduk supaya matangnya merata. 

3. Papede siap disajikan dengan sayuran dan lauk pauknya. 







PERKEMBANGAN EMBRIONIK PADA HEWAN

Tahap Perkembangan Embrionik Hewan Hewan ada yang berkembang biak secara aseksual dan juga seksual. Cacing adalah hewan yang berkembang biak...